Categories: Uncategorized

Jurnal Warteg Jakarta

Please Share
Facebook

Jurnal Warteg Jakarta

Jurnal Jakarta- Warteg adalah singkatan dari “Warung Tegal”. Di Jakarta biasanya merupakan sebuah “rumah makan” sederhana, dan alat makan seperlunya, cukup bagi tamunya untuk datang, makan, dan pergi lagi. Ngobrol-ngobrol di dalam warteg juga ga enak karena jarak antar tamu kalau warteg sedang penuh ya kira-kira pada umumnya sekitar 30-50 cm.

Kata warung tegal sih kalau di Jakarta sih berasal dari warung nasi yang biasa dikelola orang dari Tegal. Itu dulu. Sekarang walau masih banyak yang dikelola orang Tegal, namun sudah banyak juga yang pengelolanya bahkan bisa dari luar pulau Jawa.

Warteg yang dibahas kali ini adalah Warteg dengan papan nama neon di depannya yang bertuliskan “Warteg 21” sebagai nama Warteg ini (biasanya Warteg ga ada namanya). Tahun 90-an Warteg ini memang juga belum ada namanya, sebagaimana Warteg-warteg lainnya. Namun setelah lama tidak makan di warteg ini, tiba-tiba sudah terlihat lebih rapih, bahkan dengan papan nama neon!… berarti bisnisnya lancar nih…

Warteg21

Related Post

 

Warteg ini sudah lama bercokol di daerah ini, bersebelahan dengan SMU 21, Kayu Putih Jakarta Timur, dekat kantor kelurahan Kayu Putih, dekat Pacuan Kuda Pulomas, di antara Rawamangun dan Kelapa Gading. Karena sudah lamanya, warteg ini sudah lumayan dikenal warga sekitar, terutama siswa dan lulusan sekolah-sekolah yang ada di sekitarnya, yaitu SD 01, SMP 99 dan SMU 21. Saat ini, mungkin dikarenakan jalan di depannya lumayan luas sehingga dapat dijadikan lahan parkir (dengan tukang parkir berseragam) yang nyaman, banyak juga didatangi para supir taksi, selain juga beberapa bapak-bapak necis yang mungkin biasanya makan di restoran sekelas minimal Satay Khas Senayan. Mungkin orang tua siswa. Selain itu terkadang ada juga anak-anak remaja berdandan “gaul” yang makan di sini. Walau berpakaian dan asesoris yang tidak murah, lauk yang mereka ambil paling hanya sayur, tahu dan tempe. Tebakan saya, mereka adalah pelajar sekolah sekitarnya yang uang jajannya terbatas.

Makanannya ialah sebagaimana halnya warteg lainnya. Ada ayam sayur, sayur tempe, tempe goreng, tahu goreng, bakwan udang, bakwan, ikan goreng, terong, dan lain sebagainya. Lumayan beragam untuk sekelas warteg. Rasa makanannya agak sedikit lebih “berasa” daripada warteg-warteg pada umumnya.

Harga Lumayan murah

Untuk harga permenu tidak bisa diketahui dengan pasti, karena tidak ada daftar harganya, akan tetapi makan dengan nasi, lauk sayur nangka, bakwan udang, tempe dan telur pedas, serta minum es teh tawar atau pahit, dikenakan bayaran Rp. 9000 (kurang dari US$1). Lumayan murah dibandingkan misalnya beli ayam bakar di seputaran Jakarta Selatan, yang dihargai Rp. 15.000-an untuk nasi,lalap dan sepotong ayam (paha bawah dan atas). Dan warteg ini jangan dibandingan dengan restoran ya guys 🙂

Please Share

Recent Posts

Aneka Resep Kue kering

 Aneka Resep Kue kering almond, nastar, thumbprint Enak Rumahan Aneka Resep Kue kering Gampangnya menyiapkan…

12 jam ago

Aneka Resep Makan Praktis

Resep Memasak Omelet Pizza Mie Nikmat dan Gurih Bahan tahapan, resep Omelet Pizza Mie Aneka…

2 hari ago

Nasi Goreng Terasi

Resep Praktis Nasi Goreng Terasi Gampangnya Membuat Resep Nasi Goreng Terasi yang gurih dan yummy.…

3 hari ago

Resep Opor Bebek Klaten yummy

Resep Opor Bebek Klaten yummy Resep Opor Bebek Klaten yummy, Praktis, cara membuat resep Opor…

5 hari ago

Resep Kue sus mudah Untuk pemula

Resep Kue sus mudah Untuk pemula Resep Kue sus mudah Untuk pemula, Praktis, cara bikin…

6 hari ago

Resep Unik Tumis Baby Crab 🦀

Resep Unik Tumis Baby Crab 🦀 (jangkang/kepiting Lunak) Paling Yummy Resep Unik Tumis Baby Crab…

1 minggu ago